Kamis, 05 Januari 2012

DAKWAH NABI MUHAMMAD SAW. DI MEKAH

A.Kondisi Masyarakat Arab Sebelum Islam  
1.Kepercayaan Masyarakat Sebelum Islam
a.Agama Samawi atau tauhid
Agama Samawi atau tauhid adalah agama yang diwahyukan tuhan Tuhan kepada para Rasulnya
1)Agama Yahudi
Agama Yahudi bersumber dari ajaran Nabi Musa.Kitab suci agam Yahudi adalah Taurat,pemeluk Agama Yahudi pada masa itu mempercayai Uzair sebagai anak Tuhan.
2)Agama Kristen atau Nasrani
Agama Kristen berasal dari ajaran Nabi Isa.Kitab suci Agama Kristen adalah injil.Pemeluk Agama Kristen meyakini bahwa Nabi Isa adalah anak Tuhan

b.Kepercayaan Animisme dan Dinamisme
Animisme merupakan kepercayaan terhadap kekuatan roh yang mendiami benda,seperti pohon batu dan sungai.Dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala benda memiliki kekuatan yang bisa mempengaruhi kehidupan manusia.
1)Agama majusi atau Zoroaster
Agama majusi adalah agama Persia kuno.nama lainnya Mazdaisme.Tuhannya disebut Ahura Mazda.Pada awalnya,Agama majusi mengajarkan penyembahan kepada banyak dewa.
2)Penyembahan Berhala
Peneyembahan Berhala dilakukan dengan berbagai cara oleh bangsa Arab.Mereka banyak yang terjerumus menyembah berhala.Bahkan,di sekitar ka’bah terdapat 360 berhala.Ada beberapa berhala yang besar.Namanya adalah Latta,Uzza,Manat,dan  Hubal.Hubal adalah berhala yang paling besar.Oleh karena itu,ia dianggap sebagai pemimipin para berhala.
2.Sifat dan Watak Bangsa Arab
a.Sifat dan Watak Terpuji Bangsa Arab 
Sifat pemberani merupakan sifat yang menonjol pada bangsa Arab.Kehidupan di padang pasir sangat liar.Mereka selalu berpindah dan mengembara.Kehidupan seperti itu membuat mereka memiliki keberanian yang tinggi.Hidup bebas sudah menjadi kebiasaan bangsa Arab sejak dahulu.Mata pencaharian mereka adalah memelihara ternak dan berdagang.Mereka mencari tempat yang subur dan ramai. Bangsa Arab memiliki watak pantang mundur.Oleh karena itu,setiap berjanji mereka berusaha memenuhinya. Selain itu,bangsa Arab memiliki watak suka menolong.Rasa senasib dan solidaritas sangat kuat dalam satu suku.     
b.Sifat dan Watak Tidak Terpuji Bangsa Arab
Bangsa arab merasa hina apabila memiliki anak perempuan.Anak perempuan tidak mampu bila harus diajak berdagang ke negeri yang jauh.Anak perempuan juga tidak kuat berperang.Oleh karena itu,bangsa Arab tega mengubur anak perempuannya hidup-hidup. Bangsa Arab pada waktu itu menganggap perempuan sebagai harta warisan.Seorang laki-laki biasanya memiliki istri lebih dari satu.Pada saat meninngal,istri itu akan diwariskan kepada anaknya. Pesta pora dan mabuk-mabukkan menjadi kebiasaan bangsa arab apabila mereka mendapat keberhasilan.  
3.Mata Pencaharian Bangsa Arab
Mata pencaharian utama bangsa Arab pada waktu itu adalah berdagang.Walaupun demikian,ada juga yang berkebun,beternak domba dan unta,serta menambang emas.Kaum pedagang  memiliki kedudukan yang penting dalam masyarakat.mereka adalah orang-orang pemberani.
B.Muhammad Sebelum Islam   
1.Kelahiran Muhammad
Kelahiran Muhammad didahului peristiwa serangan pasukan gajah.Oleh karena itu,masyarakat Arab menyebut tahun kelahiran Muhammad sebagai tahun gajah.Tidak lama setelah peristiwa serangan pasukan gajah,Aminah binti Wahab melahirkan seorang anak laki-laki.Anak laki-laki itu adalah Muhammad.Ia lahir pada malam menjelang dini hari Senin tanggal 12 Rabiulawal tahun gajah atau bertepatan dengan 20 april 570 Masehi.    
2.Muhammad dalam Masa Asuhan
Ketika Muhammad lahir,ibu-ibu dari desa Sa’ad datang ke Mekah.Desa itu terletak di daerah pegunungan sehinnga udaranya tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas.Ibu-ibu itu berharap dapat mengasuh anak-anak orang kaya sehingga mendapatkan upah yang banyak.Diantara ibu-ibu itu terdapat wanita bernama Halimah binti Abi Dua’ib  as-Sa’diyah iKeluarganya termasuk miskin.Ia juga berharap bisa mengasuh anak orang kaya.Oleh karena itu,ketika menemui Aminah,ia belum mengambil keputusan karena Aminah juga orang miskin.Akhirnya,Halimah mengambil Muhammad.Aminah dan Abdul Muthalib pun melepaskannya dengan senag hati.Dengan mengasuh Muhammad ,Halimah berharap agar Tuhan memberkati seluruh keluarganya.    
3.Bertemu dengan Pendeta Buhairah
Saat berusia 12 tahun,Muhammad telah tumbuh dengan badan yang sehat dan kuat.Siapa saja yang bergaul dengannya akan merasa senang.Suatu hari,Abu Thalib akan bergabung dengan sebuah kafilah untuk berdagang ke negeri Syam.Muhammad yang masih muda itu meminta izin kepada kepada pamannya agar diperbolehkan ikut.Dalam perjalanan itu,terjadi keajaiban yang menjadi tanda kenabian Muhammad.Segumpal awan di atas kepalanya selalu bergerak dan menaunginya dari terik matahari. Awan itu menarik perhatian seorang perhatian pendeta Kristen yang bernama buhairah.Ia memperhatikan kafilah itu dari atas biaranya di busra.Ia menguasai betul isi Taurat dan Injil.hatinya bergetar ketika melihat dalam rombongan itu ada seorang anak yang terang benderang sedang mengendarai unta.Anak itu terlindung dari sorotan matahari oleh segumpal awan.Ia berfikir,”Inikah Roh Kebenaran yang dijanjikan itu?” Oleh karrena itu,ia kemudian berpesan kepada Abu Thalib agar menjaga baik-baik anak itu.Apabila orang Yahudi mengetahui hal itu,mereka akan berusaha membunuhnya.Orang Yahudi memang pernah membunuh nabi-nabi yang diutus kepada mereka sebelumnya.     
4.Mendapat Gelar Al-Amin
Ketika Muhammad berusia 15 tahun,suku Quraisy berperang melawan suku Hawazin.Perang itu disebut Perang Fijar.Fijar artinya melanggar kesucian.perang itu disebabkan suku Hawazin menyerang suku Quraisy pada bulan Zulkaidah.Padahal, bulan Zulkaidah termasuk bulan haram.Artinya,bulan yang diharamkan berperang.Dalam berdagang, Muhammad selalu menjunjung tinggi kejujuran.Oleh karena itu,orang-orang kemudian menjulukinya al-amin yang berarti orang yang dapat dipercaya.       
5.Menikah dengan Khadijah
Pada waktu berusia 25 tahun,Khadijah meminta Muhammad untuk membawa dagannya ke syam.,Khadijah meminta Muhammad untuk membawa dagannya ke syam.Sekembalinya dari Syam, Muhammad berhasil meraih untung yang besar.hal itu membuat ketertarikan khadijah terhadap Muhammad. Demikianlah ,akhirnya khadijah menikah dengan Muhammad.Pada saat itu, usia Khadijah 40 tahun, sedangkan usia Muhammad 25 tahun.
C.Melaksanakan Dakwah      
1.Menerima Wahyu
Pada usia 40 tahun,ia sering bertafakur di Gua Hira.Bertafakur ialah mengasingkan diri untuk merenung atau menimbang dengan sungguh-sungguh. Pada tanggal 17 Ramadan yang bertepatan dengan tanggal 6 Agustus 611 Masehi,Muhammad melihat cahaya terang benderang memenuhi gua itu.Kemudian, muncullah Malaikat Jibril.malaikat Jibril datang dan merangkulnya lalu berkata,”Bacalah!”Muhammad menjawab,”Aku tidak bisa membaca.”Malaikat Jibril makin mempercepat rangkulannya dan mengulangi perintahnya.Muhammad menjawab dengan jawaban yang sama.Kejadian tersebut berulang sampai tiga kali.Malaikat Jibril kemudian membaca Surah al-‘Alaq Ayat 1-5. Dengan turunnya ayat itu berarti Muhammad telah diangkat menjadi nabi.                  
2.Berdakwah secara Sembunyi-sembunyi
Suatu ketika beliau sedang berjalan.Pada saat itu terdengar suara dari langit.Nabi Muhammad saw. Mendekati suara itu hingga tiba-tiba ia terjembab.Akibatnya,nabi Muhammad saw. Merasakan tubuhnya sakit dan menggigil kedinginan.Nabi Muhammad saw.  kemudian pulang ke rumah dan menyuruh Khadijah untuk menyelimutinya.Dalam keadaan berselimut itulah,Malaikat Jibril datang menyampaikan wahyu yang kedua.Wahyu itu adalah Surah al-Muddassir Ayat 1-7. Dengan turunnya wahyu tersebut,jelaslah bahwa Nabi Muhammad saw. juga telah diangkat menjadi rasul Allah swt.Rasul adalah orang yang menerima wahyu Allah swt. Untuk disampaikan kepada orang lain.Oleh karena itu,Nabi Muhammad saw. berkewajiban menyampaikan wahyu Allah swt. Tersebut kepada seluruh umat manusia. Setelah turunnya wahyu yang kedua tersebut,Nabi Muhammad saw. mulai berdakwah secara sembunyi-sembunyi dan terbatas pada keluarga dan sahabat-sahabatnya. Orang yang pertama kali menerima dakwah nabi Muhammad saw. adalah khadijah,istrinya sendiri.Setelah itu Ali bin Abi Talib masuk islam. Secara umum,as-sabiqunal awwalun(orang-orang yang pertama kali memeluk agama islam),yaitu:
a.Khadijah binti Khuwailid,istri Nabi Muhammad saw.;
b.Ali bin Abi Talib,saudara sepupu Nabi Muhammad saw.;
c.Abu Bakar,sahabat karib Nabi Muhammad saw;
d.Usman bin Affan,sahabat Abu Bakar;
e.Zubair bi Awwam,sahabat Abu Bakar;
f.Abdurrahman bin Auf,sahabat Abu Bakar;
g.Sa’ad bin Abi Waqqas,sahabat Abu Bakar;
h.Talhah bin Ubaidillah,sahabat Abu Bakar;
i.Abu Ubaidah bin Jarrah, sahabat Abu Bakar;
j.Arqam bin Abil Arqam
k.Zaid bin Harisah,anak angkat Nabi Muhammad saw.;
l.Ummu Aiman,pengasuh Nabi Muhammad saw.;
       
3.Berdakwah secara Terang-terangan
Setelah menjalankan dakwah secara diam-diam selama tiga tahun.Kemudian,turun perintah untuk menjalankan dakwah secara terang-terangan.Perintah itu terdapat dalam surah al-Hijr ayat 94. Nabi Muhammad saw. kemudian melaksanakan perintah ini.Mula-mula,ia mengundang kerabat dan beberapa orang terpandang dari suku Quraisy dalam jamuan makan.Dalam kesempatan itu,Nabi Muhammad saw. menyampaikan inti ajaran Islam agar manusia hanya menyembah kepada Allah swt. Manusia dilarang menyembah berhala dan benda-benda lain.       

D.Tantangan Dakwah nabi Muhammad saw.
Faktor yang menyebabkan kaum kafir Quraisy menentang dakwah Nabi Muhammad saw. sebagai berikut.     
1.Persaingan Berebut Kekuasaan
Mereka menganggap bahwa mengikuti ajaran Nabi Muhammad saw. berarti juga mengakui kekuasaan Bani Hasyim.Padahal, semua suku-suku bangsa arab waktu itu berebut untuk mendapatkan kekuasaan tersebut.     
2.Hilangnya Kasta
Kaum bangsawan Quraisy takut kehilangan kekuasaan serta takut usaha dagannya akan merugi apabila mengikuti ajaran Nabi Muhammad saw.    
3.Takut akan Hari Berbangkit
Menurut ajaran Islam, hamper semua tingkah laku kaum kafir Quraisy adalah perbuatan aniaya yang akan mendapat hukuman berat di hari berbangkit kelak.Oleh karena itu, mereka menolak ajaran Islam.    
4.Hilangnya Perdagangan Patung
Agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw. melarang manusia menyembah berhala.Dengan demikian,penjual-penjual patung itu merasa rezekinya terhalang oleh ajaran Islam.   
Berikut ini adalah beberapa tantangan,bujukan,serta peristiwa-peristiwa penting yang dialami Nabi Muhammad saw. dalam berdakwah.

1.Tantangan Abu Lahab
Bermula dari dakwah Nabi Muhammad saw. dalam jamuan makan.Dia menolak dengan kasar.Pada kesempatan itu ia berkata, “Tangkap Muhammad ini! Kalau tidak, kalian akan dikeroyok oleh semua orang Arab gara-gara Muhammad ini.Bila ini terjadi, aku tidak tahu bagaimana jadinya.” Mendengar perkataan Abu Lahab itu,Abu Talib marah dan berkata, “Demi Allah,selama kami masih hidup,Muhammad akan selalu kami bela!” Kemudian nabi Muhammad pergi ke atas bukit Safa untuk berkhotbah,sebagian yang hadi ada yang berteriak-teriak marah dan ada yang mengatakan Nabi Muhammad gila.Namun,sebagian yang lain hanya diam. Saat itu,Abu Lahab mengatakan,”Celakalah Engkau wahai Muhammad!Untuk inikah Engkau mengumpulkan kami?”sebagai balasan terhadap ucapan Abu Lahab itu Allah menurunkan Surah Al-Lahab ayat 1-5.
2.Ancaman Golongan Penguasa Mekah
Para penguasa dan pengusaha mekah tidak ingin kekuasaan dan usaha dagang mereka terganggu.Mereka mengancam Abu Thalib dan memintanya untuk memilih satu di antara dua hal.Pertama,memerintahkan nabi Muhammad saw. untuk menghentikan dakwah.Kedua,menyerahkan Nabi Muhammad saw. kepada mereka. Abu Talib terpengaruh oleh ancaman itu.ia kemudian meminta Nabi Muhammad saw. untuk menghentikan dakwahnya.Mendengar permintaan pamannyua,nabi Muhammad saw. menjawab,”Demi Allah! Saya tidak akan berhenti memperjuangkan amanat Allah ini walaupun seluruh keluarga dan sanak saudara akan mengucilkan saya.mendengar jawaban itu,Abu Talib berkata,”Teruskanlah!Demi Allah,aku akan membelamu.”
3.Bujukan Walid bin Mugirah
Mereka mengirimkan Walid bin Mugirah dengan membawa seorang pemuda bernama Umarah bin Walid.Walid berkata,”Ambillah pemuda ini menjadi anakmu,tetapi serahkan Muhammad kepada kami untuk kami bunuh.Abu Talib berkata,”Sungguh jahat pikiran kalian.kalian serahkan anak kalian untuk saya asuh dan saya serahkan kemenakan saya untuk kalian nbunuh.Sungguh saya tidak mungkin menerima hal itu.”
4.Bujukan Utbah bin Rabi”ah
Utbah bin Rabiah menawarkan tahta,harta,dan apa saja yang diinginkan nabi Nuhammad saw. asalkan mau menghentikan dakwahnya.
5.Siksaan Kaum Kafir Quraisy 
Setelah gagal membujuk,kaum kafir Quraisy menggunakan cara-cara kekerasan.Mereka melakukan kekerasan terhadap Nabi Muhammad saw. dan menyiksa para pengikutnya.Mereka dipukul,dicambuk,dantidak diberimakan serta minum.
6.Hijrah ke Abessinia
Akibat perlakuan yang sangat kejam itu,Nabi Muhammad saw. mengungsikan para pengikutnya yang terdiri dari 83 orang laki-laki dan 18 orang perempuan. Kaum kafir Quraisy membujuk Raja Najasyi agar menolak kehadiran kaum muslimin.Namun,Raja najasyi tidak terpengaruh oleh bujukan itu.
7.Pemboikotan Bani Hasyim
Kaum kafir Quraisy memutuskan segala bentuk hubungan dengan Bani Hasyim.Tidak seorang pun penduduk Mekah boleh melakukan hubungan dengan Bani Hasyim termasuk hubungan jual beli dan pernikahan.
8.Tahun Kesedihan 
Setelah Bani Hasyim kembali ke rumah masing-masing,Abu Talib meninggal duniaa pada usia 87 tahun.Tiga hari kemudian,Khadijah juga meninggal dunia.Peristiwa itu terjadi pada tahun ke-10 kenabian.Tahun itu pun diberi nama ‘amul-huzn atau tahun kesedihan.

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Site Search